Saat Huruf Kembali Jelas: Senyum Lansia Manulai 2 Berkat Kacamata Gratis dari Politisi Filmon Loasana

oleh -183 Dilihat
Anggota DPRD NTT, Filmon Loasana Bersama Tim Gelar Pengobatan dan Pembagian Kacamata Gratis bagi Warga Manulai 2 Kota Kupang pada Sabtu, 18 April 2026. (Foto Istimewa)

Suarantt.id, Kupang-Sore itu, suasana di RT 19 RW 07 Kelurahan Manulai 2, Kecamatan Alak, Kota Kupang, terasa berbeda. Di sebuah sudut permukiman sederhana, puluhan warga kebanyakan lansia berkumpul dengan penuh harap.

Mereka datang bukan sekadar untuk berobat, tetapi untuk mendapatkan sesuatu yang selama ini terasa jauh: kemampuan melihat dengan lebih jelas.

Satu per satu warga menjalani pemeriksaan kesehatan. Ada yang mengeluhkan pusing, ada pula yang mengaku penglihatannya semakin kabur seiring usia. Namun, raut wajah mereka perlahan berubah ketika petugas mulai membagikan kacamata baca gratis, disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing.

Seorang lansia tampak tersenyum lebar saat pertama kali mencoba kacamata yang diberikan. Tangannya memegang selembar tulisan, lalu matanya berbinar. “Sekarang sudah bisa baca jelas,” ujarnya pelan, seolah tak percaya.

Kegiatan bakti sosial ini digelar oleh Anggota DPRD Provinsi NTT sekaligus Ketua DPD PSI Kota Kupang, Filmon Loasana. Bagi Filmon, kegiatan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan bagian dari komitmen untuk mendekatkan layanan kesehatan dasar hingga ke tingkat paling bawah, yakni RT dan RW.

“Banyak bapak-mama kita susah baca karena tidak punya kacamata. Padahal yang dibutuhkan sederhana. Kalau mata sudah jelas, baca kitab suci enak, baca koran juga enak,” kata Filmon di sela kegiatan pada Sabtu (18/4/2026).

Baginya, bantuan kecil seperti kacamata baca bisa membawa dampak besar dalam kehidupan sehari-hari warga, terutama bagi para lansia yang selama ini kesulitan menjalani aktivitas sederhana seperti membaca.

Tak hanya pemeriksaan mata, warga juga mendapatkan layanan pengobatan umum secara gratis. Antusiasme terlihat jelas. Mereka rela antre demi mendapatkan kesempatan diperiksa dan memperoleh bantuan yang jarang mereka akses.

BACA JUGA:  Pertunjukan Seni Budaya “Ayo Bangun NTT” Sambut Kedatangan Perdana Wapres Gibran di Kota Kupang

Di tengah keramaian itu, suara haru datang dari Thobias Lay, perwakilan warga setempat. Ia menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan.

“Atas nama warga RT 19 RW 07, kami ucapkan terima kasih banyak. Ini sangat membantu kami orang tua-tua di sini. Tuhan balas budi baik,” ungkapnya dengan penuh rasa syukur.

Bagi warga Manulai 2, kegiatan ini bukan hanya soal bantuan kesehatan. Lebih dari itu, ini adalah bentuk kepedulian yang nyata hadir langsung di tengah mereka, menyentuh kebutuhan yang sering kali terabaikan.

Harapan pun muncul agar kegiatan serupa tidak berhenti di sini. Warga ingin lebih banyak RT merasakan manfaat yang sama, agar semakin banyak lansia yang bisa kembali melihat dunia dengan lebih jelas.
Filmon memastikan, program sosial di bidang kesehatan akan terus berjalan secara bergilir.

Politisi PSI NTT ini menegaskan bahwa kehadiran di tengah masyarakat bukan hanya saat momentum politik, melainkan sebagai tanggung jawab yang harus dijalankan secara konsisten.

“Kesehatan warga itu prioritas. Kita akan terus hadir,” tegasnya.

Di Manulai 2, hari itu bukan hanya tentang pengobatan atau kacamata. Itu adalah hari ketika huruf-huruf kembali terbaca, dan harapan kembali terlihat lebih jelas dari sebelumnya. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.