Uni Emirat Arab Kucurkan Dana US$5 Juta untuk Kembangkan Pariwisata Pulau Komodo

oleh -192 Dilihat
Dubes UEA, Abdulla Salem AlDhaheri Serahkan Bantuan kepada Wagub NTT. (Foto Biro Adpim Setda NTT)

Suarantt id, Kupang-Pemerintah Uni Emirat Arab (UEA) menyatakan komitmennya untuk mendukung pengembangan sektor pariwisata di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), khususnya di Pulau Komodo, Kabupaten Manggarai Barat. Dukungan tersebut diwujudkan melalui bantuan dana sebesar US$5 juta atau sekitar Rp80 miliar yang disiapkan oleh pemerintah UEA untuk memperkuat ekosistem pariwisata di kawasan tersebut.

Hal ini diungkapkan oleh Duta Besar Uni Emirat Arab untuk Indonesia, Abdulla Salem AlDhaheri, saat berkunjung ke Kantor Gubernur NTT pada Jumat (7/11/2025). Dubes Abdulla bersama rombongan diterima oleh Wakil Gubernur NTT, Johni Asadoma, beserta para pimpinan perangkat daerah lingkup Pemerintah Provinsi NTT.

Kunjungan tersebut merupakan bagian dari penjajakan kerja sama dan potensi investasi UEA di bidang pariwisata, terutama di Labuan Bajo dan Pulau Komodo. Selain sektor pariwisata, pertemuan juga membahas peluang kerja sama di bidang kesehatan, pendidikan, ketahanan pangan, serta pengentasan stunting di NTT.

Dalam sambutannya, Wagub Johni Asadoma menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas perhatian pemerintah UEA terhadap pembangunan di NTT.

“Kami sangat bersyukur atas kunjungan Anda di NTT. Kami berharap perjalanan Anda menyenangkan. Kami juga mengharapkan dukungan investasi dari Uni Emirat Arab, tidak hanya di sektor pariwisata, tetapi juga untuk pengentasan stunting, perikanan, kesehatan, dan infrastruktur,” ujar Johni.

Johni menambahkan, NTT memiliki potensi besar di berbagai sektor dan kini saatnya UEA menanamkan investasinya di provinsi kepulauan tersebut.

“Uni Emirat Arab sudah berinvestasi di tempat-tempat lain di Indonesia. Ini saatnya Anda berinvestasi di Nusa Tenggara Timur,” tandasnya.

Sementara itu, Dubes Abdulla menegaskan bahwa Uni Emirat Arab ingin menjadi bagian dari kisah sukses pembangunan di NTT, khususnya di bidang pariwisata.

“Nusa Tenggara Timur selalu kami perhitungkan. Presentasi tadi menunjukkan begitu banyak potensi yang luar biasa. Kami ingin menjadi bagian dari kemajuan ini,” ujar Abdulla.

Ia menjelaskan bahwa hubungan bilateral antara Uni Emirat Arab dan Indonesia telah berlangsung selama hampir 48 tahun dan kini memasuki spektrum baru kerja sama di berbagai bidang, termasuk pariwisata, pendidikan, layanan kesehatan, dan ketahanan pangan.

“Kitalah yang mengendalikan kisah sukses hubungan kedua negara. Kita harus terus bekerja bersama untuk menciptakan masa depan yang lebih baik,” tambahnya.

Dalam konteks pengembangan pariwisata, Abdulla menyebut bahwa proyek konservasi dan pengembangan ekosistem komodo akan menjadi fokus utama bantuan dana sebesar US$5 juta tersebut.

“Komodo membutuhkan ekosistem yang lebih baik, termasuk cara kita menampilkan dan melestarikannya. Kami juga akan melibatkan lembaga pendidikan lokal seperti Universitas Nusa Cendana untuk mendukung riset dan pengembangan ekosistem ini,” ujarnya.

Abdulla berharap kerja sama ini dapat segera direalisasikan agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat NTT, terutama dalam meningkatkan kualitas pariwisata dan memperkuat posisi Pulau Komodo sebagai destinasi wisata dunia.

“Kami mendorong agar proyek ini segera berjalan. Proyek ini akan membawa dampak positif bagi pelestarian komodo dan kemajuan pariwisata di NTT secara menyeluruh,” tutupnya. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.