Wawali Kupang Siap Jadi Narasumber dalam Konferensi Pendidikan Indonesia dan Dukung Peningkatan Kualitas Pendidikan di Daerah

oleh -10178 Dilihat
Wawali Kupang Ikut Rapat Lingkar Daerah Belajar Secara Virtual. (Foto Prokompim Kota Kupang)

Suarantt.id Kupang-Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis, menerima audiensi secara virtual dari Lingkar Daerah Belajar (LDB) pada Jumat (6/5/25) di ruang kerjanya. Pertemuan ini membahas kesiapan beliau untuk menjadi salah satu narasumber dalam Konferensi Pendidikan Indonesia yang akan digelar di Jakarta pada 14–15 Mei 2025.

Dalam audiensi tersebut, Wakil Wali Kota didampingi oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Kupang, Dumuliahi Djami. Dari pihak LDB, hadir Ketua Lingkar Daerah Belajar, Stien Matakupan, Ketua Panitia Konferensi Ibu Dinda, serta sejumlah penggerak pendidikan dari Nusa Tenggara Timur seperti Ibu Irene, Jossy, dan para guru dari berbagai wilayah.

Wakil Wali Kota Serena menyampaikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif penyelenggaraan konferensi tersebut. Ia menegaskan komitmen Pemerintah Kota Kupang untuk terus berkolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan demi mendorong peningkatan kualitas pendidikan di daerah.

“Konferensi ini diharapkan menjadi ruang bertukar gagasan, praktik baik, dan inovasi pendidikan yang berdampak langsung pada pengembangan dunia pendidikan, termasuk di Kota Kupang,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua LDB, Stien Matakupan, menjelaskan bahwa Konferensi Pendidikan Indonesia merupakan forum nasional yang membahas isu-isu strategis dalam dunia pendidikan. Ia mengapresiasi langkah-langkah Pemerintah Kota Kupang yang dinilai berhasil meningkatkan akses dan mutu pendidikan, khususnya di jenjang SD/MI dan SMP.

Stien juga mengungkapkan bahwa konferensi akan menghadirkan kepala daerah dari berbagai penjuru Indonesia untuk berbagi pengalaman dan praktik terbaik dalam sektor pendidikan. Wakil Wali Kota Kupang dijadwalkan hadir sebagai narasumber bersama sejumlah tokoh penting, termasuk Gubernur DKI Jakarta.

Kehadiran Wakil Wali Kota Kupang dalam konferensi tersebut diharapkan dapat menginspirasi daerah lain dalam penguatan pendidikan berbasis kolaborasi dan kearifan lokal. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.