1.700 Siswa Ikuti Sayembara “SMS Gubernur”, Tiga Terbaik Diberi Apresiasi Langsung oleh Gubernur NTT

oleh -199 Dilihat
Gubernur NTT Didampingi Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Beri Hadiah kepada Pemenang Lomba dalam Rangka Hardiknas 2025. (Foto Biro Adpim Setda NTT)

Suarantt.id, Kupang-Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2025, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menggelar serangkaian kegiatan yang melibatkan partisipasi aktif siswa-siswi dari seluruh daerah. Salah satu kegiatan unggulan adalah sayembara menulis surat kepada Gubernur bertajuk “SMS Gubernur”.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT, Ambrosius Kodo, mengungkapkan bahwa kegiatan ini diikuti oleh 1.700 siswa dari seluruh SMA dan SMK di NTT. Dalam surat-surat tersebut, para peserta menyampaikan aspirasi, harapan, kritik membangun, serta gagasan-gagasan segar mengenai pendidikan dan pembangunan daerah.

“Sayembara ini bukan hanya lomba menulis, tetapi ruang ekspresi bagi siswa-siswi untuk menyampaikan suara mereka kepada pemimpin daerah,” kata Ambrosius.

Dari ribuan surat yang masuk, tiga karya terbaik dipilih oleh tim seleksi dan diberikan apresiasi secara langsung oleh Gubernur NTT dalam upacara peringatan Hardiknas. Penghargaan tersebut menjadi bentuk pengakuan atas kreativitas dan keberanian siswa dalam menyuarakan pemikiran mereka.

Lebih dari itu, surat-surat terpilih telah dikompilasi dan diterbitkan dalam sebuah buku berjudul “SMS Gubernur”, yang menjadi dokumen penting berisi pikiran-pikiran generasi muda NTT. Buku ini diharapkan menjadi referensi kebijakan dan inspirasi bagi pemerintah daerah, terutama dalam merancang kebijakan pendidikan yang lebih responsif terhadap kebutuhan siswa.

“Di dalam buku itu ada suara hati anak-anak kita yang jujur dan penuh harapan, dan itu kami anggap penting untuk didengar oleh Bapak Gubernur dan Wakil Gubernur,” jelas Ambrosius.

Kegiatan ini menjadi bagian dari semangat kolaboratif dalam membangun sektor pendidikan di NTT yang lebih maju dan inklusif. Dinas Pendidikan berharap inisiatif seperti ini dapat terus berlanjut dan melibatkan lebih banyak pihak dalam tahun-tahun mendatang. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.