Agustinus Nahak Dorong TVRI NTT Perkuat Sinyal Piala Dunia hingga Perbatasan

oleh -168 Dilihat
Anggota DPRD NTT, Agustinus Nahak Beraudiensi dengan Kepala LPP TVRI Stasiun NTT, Jefry. (Foto Hiro)

Suarantt.id, Kupang-Wakil Ketua Komisi V DPRD Nusa Tenggara Timur (NTT), Agustinus Nahak, mendorong LPP TVRI Stasiun NTT untuk memperkuat jangkauan siaran, khususnya menjelang perhelatan Piala Dunia 2026 yang akan digelar pada Juni mendatang.

Hal ini disampaikan Agustinus Nahak saat melakukan silaturahmi dengan Kepala LPP TVRI NTT, Jefry, di ruang kerjanya pada Selasa (5/5/2026).

Dalam pertemuan tersebut, ia menekankan pentingnya siaran Piala Dunia dapat dinikmati secara merata oleh masyarakat, terutama di wilayah perbatasan seperti Kabupaten Belu, Malaka, dan Timor Tengah Utara (TTU).

Menurut Agustinus, siaran pertandingan sepak bola dunia bukan sekadar hiburan, tetapi juga berkaitan dengan rasa nasionalisme dan martabat bangsa, khususnya bagi masyarakat yang tinggal di wilayah perbatasan Indonesia dengan Timor Leste.

“Jangan sampai masyarakat di perbatasan justru lebih mudah mengakses siaran dari negara tetangga karena sinyalnya lebih kuat. Ini bukan hanya soal tontonan, tetapi juga soal martabat negara,” tegas Politisi Partai Golkar NTT ini.

Dia meminta agar TVRI sebagai lembaga penyiaran publik milik pemerintah dapat memastikan siaran nasional menjangkau seluruh wilayah, termasuk daerah terpencil dan perbatasan. Bahkan, ia mendorong adanya intervensi dari kementerian terkait agar kesiapan infrastruktur penyiaran dapat dimaksimalkan menjelang event internasional tersebut.

Menanggapi hal tersebut, Kepala LPP TVRI NTT, Jefry, menyatakan bahwa pihaknya pada prinsipnya siap menyiarkan Piala Dunia 2026. Namun, ia mengakui masih terdapat sejumlah kendala teknis, terutama terkait keterbatasan daya dan frekuensi yang diatur oleh kementerian terkait.

“Di NTT saat ini terdapat 19 pemancar, tetapi jangkauannya masih terbatas. Dari jumlah itu, sekitar 10 pemancar dalam kondisi baik, sementara beberapa lainnya, termasuk di wilayah Sumba, mengalami kerusakan,” jelas Jefry.

BACA JUGA:  DPRD NTT Siap Dorong Penyelesaian Konflik Agraria: Dari Besipae hingga Mutis

Ia juga menambahkan bahwa kondisi geografis NTT yang terdiri dari pulau-pulau menjadi tantangan tersendiri dalam memperluas jangkauan siaran. Meski demikian, pihak TVRI siap melakukan berbagai upaya, termasuk pemasangan transmisi tambahan di wilayah tertentu seperti Atambua, guna memperkuat sinyal di daerah perbatasan.

“Kalau di Atambua, kami bisa minta teman-teman untuk memasang transmisi tambahan. Kami juga terbuka untuk bekerja sama dengan pemerintah daerah dan berbagai pihak untuk mendukung layanan siaran ini,” ungkapnya.

Jefry menegaskan, TVRI sebagai televisi publik memiliki tanggung jawab untuk memastikan akses informasi dan hiburan yang merata bagi seluruh masyarakat, termasuk dalam momentum besar seperti Piala Dunia.

Pertemuan tersebut juga dihadiri oleh Katim Transmisi LPP TVRI Stasiun NTT, Susilo Oetomo, serta Tim Pengembangan Usaha, Robert Uhur.

Mereka menyatakan kesiapan untuk berkolaborasi dalam meningkatkan kualitas layanan siaran, termasuk menjajaki kerja sama dengan pemerintah daerah dan pelaku UMKM guna mendukung penyiaran yang lebih luas dan merata di NTT. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.