Uskup Mgr. Petrus Turang Dimakamkan di Katedral Kristus Raja Kupang, Melki Laka Lena Sampaikan Penghargaan Tinggi
Suarantt.id, Kupang-Mgr. Petrus Turang, Uskup Keuskupan Larantuka yang wafat pada usia 78 tahun, dimakamkan di dekat makam Mgr. Gregorius Monteiro, SVD, di depan Gereja Katedral Kristus Raja Kupang pada Selasa, 8 April 2025.
Misa pemakaman dipimpin oleh Uskup Keuskupan Agung Kupang, Mgr. Hironimus Pakaenoni, Pr, yang didampingi oleh dua uskup konselebran, Mgr. Antonius Subianto Bunjami, OSC (Uskup Keuskupan Bandung dan Ketua KWI), serta Mgr. Dominikus Saku, Pr (Uskup Keuskupan Atambua).
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur NTT Melki Laka Lena mewakili pemerintah dan masyarakat NTT, menyampaikan penghargaan yang mendalam atas pengabdian Mgr. Turang selama 27 tahun.
“Mgr. Turang merupakan sosok yang teguh dalam prinsip, namun lembut dalam cara. Sebagai sahabat, kakak, dan senior, beliau selalu menebarkan karakter kepemimpinan yang tegas, peduli, lugas, dan cerdas. Beliau mampu mencairkan situasi, baik di lingkungan gereja Katolik maupun di luar Gereja Katolik,” ujar Melki.
Melki Laka Lena juga menambahkan bahwa Mgr. Turang selalu memberikan masukan dan catatan kritis yang konstruktif kepada pemerintah di berbagai tingkatan, mulai dari provinsi hingga desa. “Beliau selalu menyampaikan apa adanya, dengan tujuan mengarah pada kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.
Sebagai bentuk penghargaan dan rasa terima kasih, Melki Laka Lena mewakili pemerintah dan masyarakat NTT mengucapkan terima kasih atas segala jasa dan pelayanan Mgr. Turang.
“Selamat jalan salah satu putra terbaik NTT. Doakan kami yang hadir di sini agar dapat melaksanakan dan meneruskan apa yang sudah Uskup lakukan. Finis vitae sed non amoris, kematian hanya menjadi akhir, tetapi tidak dengan cinta yang kau berikan. Semangat dan karya pengabdianmu akan selalu kami kenang dan kami lanjutkan untuk membangun daerah ini,” pungkas Melki Laka Lena.
Mgr. Turang, yang dikenal sebagai seorang pemimpin yang penuh dedikasi, meninggalkan warisan yang mendalam di hati umat Katolik dan masyarakat NTT. Dalam masa jabatannya, beliau banyak berkontribusi dalam membangun iman umat dan memajukan kesejahteraan masyarakat NTT. ***





