HUT ke-67 NTT Jadi Momentum Perkuat Persatuan dan Pembangunan Berkelanjutan

oleh -799 Dilihat
Gubernur dan Wagub NTT di Momen HUT NTT ke-67 Tahun 2025. (Foto Biro Adpim Setda NTT)

Suarantt.id, Kupang-Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-67 Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menjadi momentum penting untuk memperkuat persatuan serta meneguhkan komitmen pembangunan daerah yang berkelanjutan. Hal tersebut ditegaskan Gubernur NTT, Melki Laka Lena, saat bertindak sebagai Inspektur Upacara pada peringatan HUT ke-67 Provinsi NTT yang digelar di Alun-alun Rumah Jabatan Gubernur NTT pada Sabtu 20 Desember 2025 pagi.

Dalam amanatnya, Gubernur Melki Laka Lena menegaskan bahwa NTT lahir dari perjuangan dan persatuan. Meski hidup di gugusan pulau yang terpisah oleh laut, masyarakat NTT disatukan oleh semangat kebersamaan yang berakar pada nilai-nilai Pancasila.

“NTT lahir dari perjuangan dan persatuan. Kita hidup di gugusan pulau yang terpisah oleh laut, tetapi disatukan oleh spirit Ayo Bangun NTT yang berakar dari Pancasila,” ujar Gubernur.

Gubernur menekankan bahwa peringatan HUT Provinsi NTT bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan ruang refleksi untuk memperkuat tekad kolektif dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan daerah secara berkelanjutan dan inklusif.

Mengusung tema “Sinergitas 7 Pilar dalam Mendukung Percepatan NTT Maju, Sehat, Cerdas, Sejahtera, dan Berkelanjutan”, Gubernur mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bergerak bersama, dimulai dari penguatan ekonomi desa.

Sektor pertanian, peternakan, perikanan, kelautan, pariwisata, dan UMKM ditegaskan sebagai tulang punggung ekonomi rakyat NTT.

“Desa bukan lagi pinggiran, melainkan fondasi pembangunan. Hasil bumi harus diolah di kampung sendiri, oleh orang kita sendiri, dan manfaatnya kembali kepada rakyat NTT,” tegasnya.

Lebih lanjut, Gubernur Melki menegaskan bahwa pertumbuhan ekonomi harus berjalan seiring dengan perlindungan lingkungan. Menurutnya, pembangunan hari ini tidak boleh dibayar dengan kerusakan alam yang dapat mengancam masa depan generasi mendatang.

BACA JUGA:  Gubernur Melki Laka Lena Resmikan NTT Mart Berbasis Sekolah Pertama di NTT

Dalam aspek pembangunan manusia, Pemerintah Provinsi NTT terus memprioritaskan peningkatan kualitas kesehatan dan pendidikan. Fokus utama diarahkan pada percepatan penurunan stunting, penguatan layanan kesehatan hingga wilayah terpencil, serta pemerataan akses pendidikan yang layak dan berkualitas.

Menutup amanatnya, Gubernur mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor dan wilayah, menyatukan perbedaan, serta menjaga semangat gotong royong sebagai jati diri masyarakat NTT.

“Dengan semangat #BetaNTT-Manis dan Bae, Baku Sayang, Baku Jaga, sebagai tagline persatuan diaspora membangun NTT, mari kita berjalan bersama, bekerja dengan hati, dan membangun NTT yang bermartabat, berkeadilan, dan berkelanjutan,” pungkasnya.

Upacara peringatan HUT ke-67 Provinsi NTT turut dihadiri Ketua DPRD Provinsi NTT Emilia Nomleni, Wakil Gubernur NTT Johni Asadoma bersama Staf Ahli TP PKK Provinsi NTT Ny. Vera Christina Asadoma–Sirait, para pimpinan dan anggota DPRD Provinsi NTT, unsur Forkopimda Provinsi NTT, pimpinan instansi vertikal, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTT, pimpinan perbankan, tokoh agama, tokoh masyarakat, pimpinan NGO/LSM, organisasi pemuda dan perempuan, serta ASN, TNI, dan Polri.

Pada momentum tersebut, Pemerintah Provinsi NTT juga menyampaikan sejumlah capaian strategis, khususnya di bidang kesehatan. Di antaranya penilaian sangat baik dengan nilai 8,31 terhadap pelaksanaan kerja dekonsentrasi melalui implementasi E-Monev Kementerian Kesehatan Tahun 2024. Selain itu, Provinsi NTT menerima penghargaan dari Menteri Kesehatan RI sebagai provinsi dengan capaian intervensi spesifik stunting terbaik kategori Regional II.

NTT juga meraih Anugerah Lentera Emas Kementerian Kesehatan RI Tahun 2025 yang diberikan kepada UPTD Pelatihan Tenaga Kesehatan Dinas Kesehatan Provinsi NTT sebagai Juara III kategori Lembaga Pelatihan BBPK/Bapelkes/Bapelkesda.

Rangkaian upacara turut dirangkaikan dengan penyerahan sertifikat tanah milik Pemerintah Provinsi NTT oleh Kepala Kanwil BPN Provinsi NTT, Fransiska Vivi Ganggas, kepada Gubernur NTT. Selain itu, diserahkan pula insentif bagi guru dan tenaga kependidikan jenjang SMA/SMK/SLB, apresiasi GTK tingkat nasional Tahun 2025, Bantuan Siswa Miskin Berprestasi (BSM) kepada 1.124 siswa SMA/SMK se-NTT, bantuan bagi tujuh SMK Unggulan Potensi Daerah, serta penghargaan bagi para pemenang Lomba Liga Eksekutif Tahun 2025.

BACA JUGA:  Gubernur NTT: 70 Persen Penghuni Lapas Terjerat Kasus Kekerasan Seksual, Ini Darurat!

Pada kesempatan yang sama, Gubernur NTT juga menyerahkan penghargaan kepada Kompol Budi Guna Putra, S.I.K., dari Direktorat Polairud Polda NTT atas dedikasi dan pengabdiannya kepada daerah dan masyarakat NTT, khususnya dalam pengungkapan kasus penangkapan ikan yang merusak biota laut di wilayah perairan Provinsi NTT.

Peringatan HUT ke-67 Provinsi NTT semakin semarak dengan pemotongan tumpeng, penampilan seni dan kreativitas pelajar, di antaranya drumband SMA Negeri 6 Kupang dan SMA Negeri 1 Kupang, serta ditutup dengan tarian Lego-lego dan Gawi bersama sebagai simbol persatuan dan kebersamaan masyarakat NTT. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.