Suara-ntt.id, Kupang-Komunitas Beta Bersih akan menggelar aksi besar bertajuk Kupang Bersinar pada Jumat, 23 Mei 2025. Kegiatan ini bertujuan untuk mewujudkan Kota Kupang yang Bersih, Indah, dan Asri dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat, termasuk pemerintah, pelajar, mahasiswa, serta warga kota.
Informasi tersebut disampaikan dalam konferensi pers yang digelar di Aula Xtreme Gym TDM, Selasa (20/5), oleh tiga perwakilan Komunitas Beta Bersih: Valentino Bambang Soetjoto, Paulus Irsan Dardana, dan Sekretaris komunitas Fransiscus X.E. Lie.
“Kami, komunitas Beta Bersih, terbentuk sekitar satu bulan lalu. Anggotanya terdiri dari para pengusaha dan praktisi yang memiliki satu visi bersama: menjadikan Kota Kupang bersih, rapi, dan nyaman untuk semua,” ujar Valentino Bambang Soetjoto.
Valentino menjelaskan bahwa aksi Kupang Bersinar akan berlangsung dalam dua sesi. Sesi pagi, pukul 07.00-09.00 WITA, akan melibatkan para pelajar dari berbagai sekolah dan universitas yang dikoordinasi oleh Dinas Pendidikan untuk melakukan kegiatan bersih-bersih di lingkungan sekolah masing-masing.
Kemudian, pada sore hari mulai pukul 15.00-17.00 WITA, masyarakat luas akan melaksanakan aksi bersih lingkungan secara serempak di wilayah masing-masing. Sampah yang terkumpul akan diangkut menggunakan truk yang telah disiapkan oleh komunitas dan Pemerintah Kota Kupang, lalu didistribusikan ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) atau bank sampah untuk didaur ulang.
“Tema Kupang Bersinar kami pilih sebagai simbol harapan. Kupang yang bersih tidak hanya berdampak pada lingkungan, tetapi juga membuka potensi ekonomi melalui pemilahan sampah bernilai seperti plastik, kertas, dan logam,” imbuh Valentino.
Tak hanya aksi kebersihan, acara ini juga akan diramaikan dengan Lomba Kebersihan antar Kelurahan yang menyediakan hadiah menarik dari pemerintah kota dan Komunitas Beta Bersih. Penilaian lomba akan mencakup aspek kebersihan lingkungan, sistem pemilahan sampah, serta tingkat partisipasi masyarakat.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menyampaikan bahwa menjaga kebersihan bukan hanya tugas pemerintah, melainkan tanggung jawab bersama seluruh masyarakat Kota Kupang,” kata Paulus Irsan Dardana, anggota komunitas sekaligus panitia lomba.
Paulus juga menyampaikan bahwa kegiatan ini akan turut mengedukasi masyarakat soal pemilahan sampah berdasarkan kategori organik, anorganik, dan sampah berbahaya. Pemerintah kota pun telah membentuk satuan tugas khusus untuk mendukung kelancaran kegiatan.
Komunitas Beta Bersih berharap kegiatan ini mampu membangkitkan kembali semangat masyarakat dalam menjaga lingkungan dan mengembalikan kejayaan Kota Kupang yang pernah meraih Piala Adipura selama tiga tahun berturut-turut.
“Kita ingin mengedukasi masyarakat soal membuang sampah pada tempat dan waktu yang tepat, yaitu antara pukul 18.00 hingga 05.00 pagi. Ini rumah kita bersama, mari kita jaga dan rawat bersama,” tutup Valentino. ***





