Suarantt. id, Kupang-Nama mantan Presiden Republik Indonesia, Ir. H. Joko Widodo, secara resmi disebut dan direkomendasikan sebagai salah satu calon Ketua Umum DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dalam kegiatan Kopi Darat Wilayah (KOPDARWIL) PSI NTT yang digelar di Kota Kupang pada Minggu (18/5/25).
Ketua DPW PSI Provinsi Nusa Tenggara Timur, dr. Christian Widodo, memimpin langsung kegiatan tersebut yang dihadiri oleh 19 Ketua DPD dari seluruh kabupaten/kota di NTT serta jajaran pengurus DPW provinsi.
“Kegiatan hari ini membahas tiga agenda utama, yaitu konsolidasi internal terkait rotasi struktur kepengurusan, rekomendasi calon Ketua Umum DPP PSI, dan penguatan etika serta kinerja anggota DPRD PSI se-NTT,” ungkap dr. Christian dalam konferensi pers usai acara.
Menurutnya, evaluasi kinerja pasca-Pileg dan menjelang Pilkada menjadi dasar dilakukannya rotasi di beberapa DPD kabupaten. “Kita lakukan pembenahan supaya laju organisasi ke depan bisa lebih kencang,” tegas Wali Kota Kupang ini.
Terkait Pemilu Rakyat PSI yang akan digelar secara nasional pada 13 Juli 2025, PSI NTT secara resmi mengusulkan dua nama sebagai calon Ketua Umum DPP PSI: Ir. H. Joko Widodo dan Ketua Umum PSI saat ini, Kaesang Pangarep.
“Dua nama ini merupakan hasil suara dan aspirasi dari seluruh DPD PSI se-NTT,” jelas dr. Christian.
Ia juga memaparkan bahwa mekanisme pemilihan Ketua Umum PSI akan dilakukan secara terbuka melalui sistem one man one vote. “Setiap anggota PSI yang memiliki KTA akan punya hak suara, dan prosesnya dilakukan melalui aplikasi atau website. Ini sangat baik karena PSI membangun budaya politik baru yang transparan dan partisipatif. Semua kader bisa ikut menentukan arah partai ke depan,” ujarnya.
Dr. Christian juga menekankan bahwa calon Ketua Umum yang maju harus aktif mensosialisasikan program dan visi-misinya kepada seluruh anggota partai. “Ini akan jadi budaya baru dalam politik Indonesia, di mana kader mengenal secara langsung siapa calon pemimpinnya,” tambahnya.
Sebagai informasi, saat ini masih terdapat tiga DPD PSI di NTT yang dijabat oleh Pelaksana Tugas (Plt), yakni DPD PSI Kabupaten Sumba Barat, Lembata, dan Sabu Raijua. Pengisian jabatan definitif masih menunggu hasil konsolidasi lanjutan.
Kegiatan KOPDARWIL ini menjadi momentum penting bagi PSI NTT untuk memperkuat struktur internal dan menyuarakan aspirasi kader dalam menyongsong kepemimpinan nasional partai yang lebih terbuka dan demokratis. ***





