Suarantt.id, Kupang-Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menerima audiensi dari para Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi Badan Gizi Nasional (SPPG BGN) di Ruang Kerja Wali Kota Kupang pada Jumat (2/5/25).
Audiensi ini bertujuan untuk menjalin silaturahmi dan memperkenalkan diri para Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) yang mengemban tanggung jawab sebagai Kepala Satuan SPPG di berbagai wilayah Kota Kupang.
Turut hadir dalam pertemuan tersebut antara lain Adiyatman Bahauddin (Kepala Satuan Kelapa Lima 1), Christin Angela Manao (Kepala Satuan Kelapa Lima 2), Novita Agatha Nainupu (Kepala Satuan Alak), Noni Yulianti Kamlasi (Kepala Satuan Maulafa 1), serta Niken Ayu Respati Samiun, Indah Puspita Sari, dan Bendelina Rafael.
Dalam audiensi tersebut, Christin Angela Manao memaparkan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang merupakan bagian dari Asta Cita Presiden. Program ini dirancang untuk memberikan akses makanan bergizi kepada kelompok rentan, khususnya anak usia sekolah dari TK hingga SMP, ibu hamil, ibu menyusui, serta anak di bawah dua tahun (baduta).
“Program MBG bertujuan menanggulangi stunting dan memperkuat ketahanan gizi masyarakat dengan pendekatan berbasis komunitas. Selain itu, kami juga mendukung pelaku UMKM lokal sebagai penyedia bahan baku dapur,” jelas Christin.
Dia menambahkan bahwa satu dapur SPPG dapat melayani hingga 3.500 penerima manfaat, dengan alokasi khusus 10 persen untuk ibu hamil, ibu menyusui, dan baduta.
Menanggapi pemaparan tersebut, Wali Kota Kupang menyampaikan dukungannya terhadap pelaksanaan program MBG sebagai bagian dari komitmen nasional. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kota Kupang siap berkontribusi dalam menyukseskan program tersebut sesuai dengan kapasitas dan anggaran yang tersedia.
“Kami mendukung penuh pelaksanaan MBG sebagai bagian dari implementasi Asta Cita Presiden. Namun, kami juga perlu menyesuaikan dengan keterbatasan fiskal daerah dan mengedepankan efisiensi,” ungkap Wali Kota.
Wali Kota Christian juga menekankan pentingnya kolaborasi antarinstansi serta memperhatikan aspek kebersihan dalam pengelolaan dapur, terutama dalam pemilahan sampah agar memudahkan petugas kebersihan.
Dalam kesempatan itu, Wali Kota menyampaikan harapannya agar jumlah satuan SPPG di Kota Kupang dapat terus bertambah, seiring pelaksanaan program MBG yang diharapkan menjadi solusi jangka panjang terhadap persoalan gizi dan stunting.
Ia mengakhiri pertemuan dengan sebuah pepatah inspiratif: “Jika ingin cepat, berjalanlah sendiri; jika ingin jauh, berjalanlah bersama. ***





