Penjabat Wali Kota Kupang Apresiasi Jurnalis dalam Syukuran Natal dan Tahun Baru Keluarga Besar Wartawan NTT

oleh -343 Dilihat
Penjabat Wali Kota Kupang Pose Bersama Wali Kota Kupang Terpilih, Ketua DRPD NTT dan Sekda Provinsi NTT di Momen Natal dan Tahun Baru Forum Wartawan NTT di Rujab Wali Kota Kupang pada Jumat, 31/01/25. (Foto Prokompim Kota Kupang)

Suarantt.id, Kupang-Penjabat Wali Kota Kupang, Linus Lusi menyampaikan apresiasi terhadap inisiatif para jurnalis yang telah menyelenggarakan acara Syukuran Natal dan Tahun Baru Keluarga Besar Wartawan NTT di Aula Rumah Jabatan Wali Kota Kupang pada Jumat (31/01/25) malam.

Acara ini turut dihadiri oleh Gubernur NTT terpilih, Emanuel Melkiades Laka Lena, Wali Kota Kupang terpilih, dr. Christian Widodo, Ketua DPRD Provinsi NTT Emilia J. Nomleni, Sekretaris Daerah Provinsi NTT Kosmas Damianus Lana, serta berbagai pejabat dan tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Linus Lusi menegaskan bahwa wartawan memiliki peran strategis sebagai salah satu pilar demokrasi yang bertanggung jawab dalam menyampaikan informasi secara akurat dan berimbang. Ia juga mengapresiasi peran pers dalam mengawal Pilkada Kota Kupang yang baru saja berlangsung dengan aman dan damai.

“Pilkada Kota Kupang berjalan dengan aman dan damai karena yang digunakan bukan pena yang meresahkan, tetapi pena yang menyejahterakan dan menenangkan warga Kota Kupang,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa jurnalis harus menjunjung tinggi kode etik jurnalistik dalam menyajikan berita. Meski demikian, pemerintah tetap terbuka terhadap kritik yang membangun demi perbaikan kebijakan dan pelayanan publik.

Acara yang mengusung subtema “Memperkuat Solidaritas dalam Mengawal Pembangunan NTT yang Lebih Baik” ini dipimpin oleh Ketua Sinode GMIT, Pdt. Samuel Pandie, S.Th., dan Romo Dus Bone dari Gereja Katolik St. Fransiskus Asisi BTN-Kolhua. Keduanya menyampaikan pesan rohani yang mengajak seluruh pihak untuk terus mempererat solidaritas dalam membangun NTT.

Dalam kesempatan yang sama, Linus Lusi melaporkan sejumlah tantangan yang masih dihadapi Kota Kupang kepada Sekda Provinsi NTT, Ketua DPRD Provinsi NTT, dan Gubernur terpilih. Persoalan utama yang menjadi perhatian adalah pengelolaan sampah dan drainase saat musim hujan, serta isu stunting yang saat ini tercatat masih sebanyak 4.086 kasus. Namun, ia optimistis angka tersebut dapat ditekan hingga 2.000 kasus sesuai target yang telah ditetapkan.

Ketua Panitia Acara, Kekson Salukh, menjelaskan bahwa perayaan ini tidak hanya bertujuan merayakan kelahiran Yesus Kristus, tetapi juga mempererat hubungan persaudaraan antara para jurnalis dan mitra kerja.

Acara ditutup dengan penyerahan bingkisan Natal kepada kelompok penerima manfaat, antara lain Panti Asuhan Al-Hikmah, Panti Asuhan Alma Baumata, Panti Asuhan Syalom Sikumana, Anak Pesisir Oesapa, dan mahasiswa terdampak erupsi Gunung Lewotobi. Bingkisan tersebut diserahkan langsung oleh Penjabat Wali Kota Kupang dan para pejabat lainnya sebagai bentuk kepedulian sosial.

Syukuran ini tidak hanya menjadi momentum refleksi dan ucapan syukur, tetapi juga menjadi ajang memperkuat kebersamaan antara insan pers dan pemangku kebijakan dalam mengawal pembangunan yang lebih baik untuk NTT, khususnya Kota Kupang. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.