Sinergi Pemda TTS dan BI NTT Jaga Inflasi dan Percepat Digitalisasi Transaksi Daerah

oleh -754 Dilihat
Kepala Perwakilan BI NTT Didampingi Bupati TTS dan Anggota DPRD Kabupaten TTS. (Foto Humas Perwakilan BI NTT)

Suarantt.id, So’E-Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) memperkuat sinergi untuk menjaga stabilitas harga sekaligus mempercepat digitalisasi transaksi pemerintah daerah.

Komitmen tersebut ditegaskan dalam High Level Meeting (HLM) TPID-TP2DD yang digelar di Kantor Bupati TTS pada Rabu (4/3/2026).

Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Bupati TTS, Eduard Markus Lioe, yang menegaskan bahwa stabilitas inflasi dan digitalisasi transaksi merupakan fondasi penting bagi pertumbuhan ekonomi daerah.

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten TTS berkomitmen menjaga daya beli masyarakat sekaligus meningkatkan kualitas layanan publik melalui pemanfaatan teknologi digital.

“Stabilitas harga dan percepatan digitalisasi menjadi bagian penting dalam mendukung pembangunan ekonomi daerah serta meningkatkan efisiensi layanan publik,” ujar Eduard.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Nusa Tenggara Timur, Adidoyo Prakoso, menyampaikan apresiasi terhadap kinerja TPID Kabupaten TTS. Ia mengungkapkan bahwa pada Februari 2026, TTS mencatat inflasi sebesar 1,96 persen (year on year), yang masih berada dalam kisaran sasaran nasional sebesar 2,5±1 persen.

Capaian tersebut dinilai mencerminkan efektivitas sinergi pengendalian harga di tengah momentum pemulihan daya beli masyarakat.

Menghadapi sembilan Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) pada Semester I 2026, Bank Indonesia NTT mendorong penguatan strategi 4K, yakni keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, serta komunikasi yang efektif.

Intervensi pengendalian inflasi akan difokuskan pada beberapa periode strategis, yakni pekan kedua Maret untuk momentum Ramadan, pekan keempat Maret hingga pekan kedua April untuk Idulfitri dan Paskah, serta pekan ketiga hingga keempat Mei untuk menghadapi Iduladha dan Kenaikan Yesus Kristus.

Selain pengendalian inflasi jangka pendek, Bank Indonesia NTT juga menyiapkan strategi jangka menengah hingga panjang melalui pengembangan kelompok tani unggulan atau local champion berbasis model bisnis best practice. Hingga 3 Maret 2026, telah dipetakan 68 kelompok tani potensial di NTT, enam di antaranya berada di Kabupaten TTS.

BACA JUGA:  Gebyar SMK dan Pameran Produksi SMA Meriahkan Hardiknas 2025 di NTT

Kelompok tani tersebut mengembangkan berbagai komoditas strategis seperti aneka beras, cabai, bawang merah, telur ayam, dan daging ayam ras. Dukungan yang diberikan meliputi penguatan sarana dan prasarana, pendampingan, serta pelatihan guna meningkatkan produktivitas dan keberlanjutan pasokan.

Di sisi lain, percepatan digitalisasi transaksi daerah juga menjadi fokus dalam pertemuan tersebut. Melalui TP2DD, Pemerintah Kabupaten TTS telah menyediakan berbagai kanal transaksi non-tunai, seperti mobile banking, EDC, QRIS, hingga platform e-commerce.

Pemanfaatan kanal digital tersebut akan terus diperluas, khususnya untuk memudahkan pembayaran pajak dan retribusi daerah sehingga dapat mendorong optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Bank Indonesia NTT juga mendorong implementasi Kartu Kredit Indonesia Segmen Pemerintah sebagai bagian dari upaya meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam belanja daerah.

Sebagai tindak lanjut dari HLM tersebut, Bank Indonesia NTT akan memfasilitasi penyusunan peta jalan digitalisasi transaksi pemerintah daerah di Kabupaten TTS.

Kegiatan ini turut dihadiri unsur Forkopimda, DPRD, perbankan, BUMN terkait, perangkat daerah, serta para pelaku usaha di Kabupaten Timor Tengah Selatan. Pertemuan tersebut juga menghasilkan sejumlah rekomendasi strategis bagi kepala daerah dalam memperkuat stabilitas ekonomi serta memperluas digitalisasi transaksi di wilayah tersebut. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.