Suarantt.id, Kupang-Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, didampingi Wakil Wali Kota Kupang, Serena C. Francis, meresmikan sumur bor di Jemaat GMIT Imanuel Oepura, Kota Kupang, pada Rabu, 9 April sore.
Dalam acara tersebut, turut hadir anggota DPR RI, Esthon Foenay, yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua 5 Jemaat GMIT Imanuel Oepura, yang bersama Wali Kota dan Wakil Wali Kota meninjau langsung lokasi sumur bor yang berada di samping gereja tersebut.
Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, dalam kesempatan itu menyampaikan apresiasi kepada Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Kupang yang telah menyelesaikan pembangunan sumur bor ini. “Terimakasih pak Kadis sudah menyelesaikan pekerjaan ini dengan baik. Owww, airnya keluar sangat deras sekali,” ungkapnya dengan spontan.
Pelaksana Tugas (PLT) Kadis PUPR Kota Kupang, Maxi Dethan, menjelaskan bahwa pembangunan sumur bor di gereja GMIT Imanuel Oepura ini menggunakan dana hibah dari pemerintah Kota Kupang dengan anggaran sekitar Rp 160 juta lebih.
Dia juga menambahkan bahwa program pembangunan sumur bor serupa telah dilakukan di gereja lain, seperti di Namosain.
“Ke depan, kami akan terus membantu masyarakat yang membutuhkan sumur bor. Cukup masukkan surat permohonan dalam bentuk kelompok atau gereja yang ditujukan kepada Dinas PUPR Kota Kupang atau langsung kepada Pak Wali Kota. Jika ada anggaran, tentu akan kami tindaklanjuti,” katanya.
Sementara itu, Ketua Komisi II DPRD Kota Kupang, Roy Riwu Kaho, memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Kupang, khususnya kepada Wali Kota dan Wakil Wali Kota, atas realisasi janji mereka untuk memberikan bantuan sumur bor kepada Jemaat GMIT Imanuel Oepura. “Tadi Pak Wali Kota juga menyampaikan harapannya agar sumur bor ini dapat digunakan tidak hanya oleh warga jemaat Imanuel Oepura, tetapi juga oleh seluruh warga yang ada di sekitarnya,” ujarnya.
Roy juga menekankan pentingnya kolaborasi antara DPRD dan pemerintah dalam mewujudkan program-program yang telah direncanakan. “Kita bersama pemerintah bahu-membahu, dan kami mengapresiasi langkah yang diambil oleh pemerintah saat ini. Program-program yang direncanakan oleh pemerintah terlihat sangat baik, tinggal kita bersama-sama mengawal semua kebijakan dan program kerja dari kepemimpinan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kupang saat ini,” tambahnya.
Roy juga menegaskan bahwa masyarakat dapat menyampaikan aspirasi atau kritik kepada DPRD maupun langsung kepada Wali Kota. “Sekarang ini, pemerintah tidak anti kritik. Jika ada hal yang kurang, silakan disampaikan untuk perbaikan bersama,” katanya. ***







