Suarantt.id, Kupang-Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menyampaikan tanggapan resmi Pemerintah Kota Kupang terhadap pemandangan umum fraksi-fraksi DPRD terkait Rancangan Kebijakan Umum APBD (KUA) Tahun Anggaran 2026 dalam Sidang Paripurna Ke-4 yang digelar di Ruang Sidang Utama DPRD Kota Kupang pada Jumat (21/11/2025).
Sidang tersebut turut dihadiri Wakil Wali Kota Kupang Serena C. Francis, Ketua DPRD Kota Kupang Richard Elvis Odja, para anggota DPRD, Sekda Kota Kupang Jeffry Edward Pelt para Asisten Sekda, Staf Ahli Wali Kota, para Kepala Perangkat Daerah, Direktur Perumda, serta para camat se-Kota Kupang.
Apresiasi untuk DPRD dan Penegasan Komitmen Bersama
Dalam penyampaiannya, Wali Kota mengawali dengan mengajak seluruh pihak bersyukur atas kesehatan dan kesempatan untuk terus melanjutkan kemitraan dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah. Ia juga memberikan apresiasi kepada seluruh fraksi DPRD yang telah mencermati dokumen Rancangan KUA APBD 2026 dan menyatakan layak untuk dibahas sesuai mekanisme.
Wali Kota menegaskan bahwa Pemerintah Kota Kupang tetap berkomitmen menjaga konsistensi perencanaan dan penganggaran, meningkatkan kualitas belanja publik, dan mempertahankan stabilitas fiskal di tengah dinamika penyesuaian dana transfer dari pemerintah pusat.
Respons Pemerintah atas Isu Strategis yang Disoroti DPRD
Beberapa isu yang menjadi perhatian fraksi-fraksi, seperti: pelayanan publik di tingkat kelurahan, kebersihan kota, kesehatan masyarakat, penguatan infrastruktur dasar, penanganan stunting,
peningkatan PAD, potensi defisit APBD.
Seluruhnya mendapat tanggapan dalam kerangka keselarasan dengan prioritas pembangunan daerah.
Pemerintah menegaskan siap mengoptimalkan berbagai sumber pendanaan yang sah, memperkuat koordinasi antar perangkat daerah, serta melanjutkan inovasi dalam pengelolaan pendapatan daerah.
Isu Sosial dan Infrastruktur Jadi Fokus
Terkait masukan fraksi mengenai persoalan sosial seperti kemiskinan, HIV-AIDS, gizi buruk, dan peningkatan kualitas layanan dasar, Wali Kota memastikan bahwa isu-isu tersebut telah menjadi bagian integral dari komitmen Pemerintah Kota Kupang dalam menjaga kesejahteraan masyarakat.
Di bidang infrastruktur dan lingkungan hidup, Wali Kota menyebutkan beberapa agenda yang akan ditindaklanjuti, antara lain: perbaikan dan normalisasi drainase,
optimalisasi pelayanan air bersih, penambahan titik penerangan jalan, penguatan kebersihan dan penataan kota,
Semua program tersebut akan dikerjakan sesuai kemampuan keuangan daerah.
Penguatan Tata Kelola dan Kapasitas Aparatur
Pemerintah juga memberikan perhatian pada isu tata kelola pemerintahan yang disoroti fraksi-fraksi, seperti: peningkatan kapasitas aparatur, pemanfaatan aset daerah, dan penyempurnaan perencanaan berbasis kinerja.
Wali Kota menegaskan bahwa langkah-langkah tersebut diarahkan demi transformasi pelayanan publik yang lebih cepat, akuntabel, dan berdaya guna.
Mengakhiri penyampaiannya, Wali Kota menegaskan bahwa seluruh tanggapan yang disampaikan merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kota Kupang untuk menjaga kerja sama konstruktif dengan DPRD dalam menghasilkan APBD yang kredibel, realistis, dan berpihak pada kepentingan masyarakat luas.
Pemerintah berharap pembahasan selanjutnya dapat berlangsung lancar hingga melahirkan kebijakan anggaran yang mampu menjawab tantangan pembangunan Kota Kupang pada tahun 2026. ***





