Suarantt.id, Kupang-Pemerintah Kota Kupang menunjukkan komitmennya dalam mengangkat potensi budaya sebagai kekuatan ekonomi masyarakat. Hal ini ditegaskan langsung oleh Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, saat menghadiri kegiatan pentas budaya tingkat RT di Kelurahan Oebufu, Kecamatan Oebobo, dalam rangka memperingati HUT ke-139 Kota Kupang dan Hari Jadi ke-29 Kota Kupang sebagai daerah otonom.
Dalam sambutannya, Wali Kota Christian Widodo menyampaikan bahwa Kota Kupang memiliki kekayaan budaya yang luar biasa dan harus menjadi kekuatan dalam mendorong pemberdayaan ekonomi lokal. Ia menekankan bahwa kegiatan budaya seperti ini tidak hanya sekadar seremoni, tetapi memiliki potensi besar dalam memperkuat UMKM.
“NTT, khususnya Kota Kupang, sangat kaya akan budaya. Ke depan, kita akan gerakkan semua potensi budaya untuk memperkuat ekonomi berbasis UMKM. Even-even seperti ini harus menjadi agenda rutin, bukan hanya saat peringatan HUT Kota Kupang,” tegas Wali Kota usai membuka secara resmi
kegiatan pentas budaya tingkat RT di Kelurahan Oebufu, Kecamatan Oebobo, dalam rangka memperingati HUT ke-139 Kota Kupang dan Hari Jadi ke-29 Kota Kupang sebagai daerah otonom pada Rabu, 23 April 2025.
Ia juga menegaskan pentingnya peran pemerintah sebagai pelayan masyarakat. “Kalau ada persoalan, silakan hubungi saya. Pemerintah itu tugasnya melayani, bukan memerintah,” ujarnya disambut antusias oleh warga.
Ketua DPRD Kota Kupang, Richard Odja, yang juga hadir dalam kegiatan tersebut, menyampaikan dukungannya terhadap kegiatan-kegiatan yang mengangkat budaya lokal. Menurutnya, even budaya maupun religi berdampak langsung terhadap geliat ekonomi masyarakat.
“Perputaran ekonomi akan berkembang lewat kegiatan seperti ini, dan tentu akan berdampak pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). DPRD mendukung penuh, dan telah mengalokasikan anggaran pemberdayaan UMKM sebesar 10-15 persen dari APBD 2025,” jelasnya.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Anggota DPRD Provinsi NTT, Marselinus A. Ngganggus, Anggota DPRD Kota Kupang, Muhammad Ramli, Asisten I Setda Kota Kupang, Jefry Pelt, Lurah Oebufu Zeth Batmalo, serta tokoh masyarakat dan warga Kelurahan Oebufu.
Dengan semangat kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, serta antusiasme warga dalam melestarikan budaya, kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa kekayaan budaya NTT tidak hanya mempererat tali persaudaraan, tetapi juga mampu menjadi motor penggerak ekonomi daerah. ***





