Ahmad Yohan Ajak Warga Lembata Hijaukan Lingkungan Lewat Gerakan Menanam Pohon

oleh -296 Dilihat
Anggota DPR RI, Ahmad Yohan Didampingi Bupati Lembata dan Kepala BPDAS Benain Noelmina Tinjau Lokasi Persemaian di Kabupaten Lembata. (Foto Istimewa)

Suarantt.id, Lewoleba-Di tengah tantangan perubahan iklim dan kerusakan ekosistem yang kian terasa, Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Ahmad Yohan, mengajak masyarakat Kabupaten Lembata untuk bersama-sama menghijaukan lingkungan melalui gerakan menanam pohon.

Ajakan tersebut disampaikan Ahmad Yohan saat melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Lembata, Provinsi Nusa Tenggara Timur pada Senin (13/10/2025). Dalam kesempatan itu, ia didampingi oleh Bupati Lembata, Petrus Kanisius Tuaq, Kepala BPDAS Benain Noelmina, Kludolfus Tuames serta sejumlah pejabat daerah.

Menurut Ahmad Yohan, kegiatan penanaman pohon bukan hanya sekadar simbol kepedulian terhadap alam, tetapi merupakan langkah nyata dalam memperbaiki kualitas lingkungan dan menjaga keseimbangan ekosistem di Lembata.

“Penanaman pohon ini bukan hanya untuk memperindah lingkungan, tetapi juga untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kelestarian alam. Jika gerakan ini terus dilakukan, cita-cita menjadikan Lembata hijau akan terwujud,” ujar Ahmad Yohan.

Ia menjelaskan, pohon memiliki peran penting dalam kehidupan manusia, mulai dari menyerap karbon dioksida, menghasilkan oksigen, hingga menjadi habitat bagi berbagai spesies. Selain itu, keberadaan pohon juga membantu mencegah erosi tanah dan menjaga kualitas air.

Politisi asal NTT itu menegaskan komitmennya untuk terus mendorong program penghijauan di daerah melalui kolaborasi dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan serta berbagai pihak terkait.

“Budaya menanam dan merawat harus terus digalakkan di Provinsi NTT, khususnya di Kabupaten Lembata. Tanam sebanyak mungkin tanaman pelindung dan tanaman ekonomis agar bisa membantu meningkatkan ekonomi masyarakat,” tambahnya.

Ke depan, Ahmad Yohan berencana memperluas program penghijauan di berbagai wilayah di NTT dengan melibatkan komunitas, sekolah, dan kelompok tani sebagai bagian dari upaya bersama menjaga keberlanjutan lingkungan.

“Ini bukan hanya tugas pemerintah, tetapi tanggung jawab kita semua. Jika alam kita terjaga, kesejahteraan masyarakat pun akan meningkat,” tutupnya. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.