Ben Mboi: Bapak Tanah Air

oleh -1161 Dilihat
Eddy Ngganggus. (Foto Istimewa)


Oleh Eddy Ngganggus

Suarantt.id, Kupang-Ben Mboi adalah sosok pemimpin yang memiliki kapasitas luar biasa dan seimbang. Ia tidak hanya dikenal sebagai dokter, tetapi juga seorang tentara, pamong praja, dan politisi yang sukses di berbagai bidang. Kadar intelektual, kematangan emosional, serta kehidupan spiritual yang dimilikinya terkonfirmasi dari sejumlah prestasi yang terus memberikan manfaat hingga hari ini.

Tak ada slogan kosong yang diwariskannya, hanya warisan pemikiran futuristik dan visioner yang kerap terlupakan dari ingatan publik NTT dan Indonesia. Padahal mutiara pemikirannya sangat relevan dan bernas.

Dari kapasitas yang seimbang, lahir kompetensi yang mampu membangun entitas ekonomi rakyat dan bisnis sebagai prasyarat perkembangan daerah. Program-program besar seperti Operasi Nusa Makmur (ONM), Operasi Nusa Hijau (ONH), serta penguatan Koperasi Unit Desa (KUD) merupakan bukti dari gagasan dan aksinya yang konkret. Kehadiran korporasi besar seperti Bank NTT dan PT Semen Kupang adalah contoh nyata dari warisan yang hingga kini masih berkontribusi bagi perekonomian daerah.

Setelah beliau pensiun, sangat sedikit industri berskala besar yang mampu menyerap tenaga kerja dan menyumbang PAD dalam porsi yang setara. Hal ini menunjukkan bahwa kesuksesan program beliau adalah hasil dari sinergi ide yang matang dengan aksi nyata.

Inovasi dalam Pengelolaan Tanah dan Air

Ben Mboi juga dikenal dengan terobosannya dalam mengubah tanah pertanian lahan kering menjadi tanah sawah melalui program Operasi Nusa Makmur dan Operasi Nusa Hijau. Atas keberhasilannya ini, saya menilai beliau layak menyandang predikat sebagai “Bapak Tanah.”

Tidak hanya itu, inisiatif beliau dalam menggali jebakan air di Fatukoa, Obeng, dan sekitarnya menjadi solusi mengurangi krisis air di musim kemarau. Instruksinya kepada OPD, sekolah, dan kampus untuk menggali jebakan air berhasil menekan run-off air hujan sehingga air tersaring menjadi air tanah. Pada tahun 1987, saya bersama teman-teman SMAN 1 Kupang turut menggali jebakan air di kawasan Obeng sebagai bagian dari instruksi tersebut.

Berkat kepeloporannya ini, Ben Mboi layak pula dijuluki sebagai “Bapak Air.” Dengan demikian, gelar “Bapak Tanah Air” adalah penghormatan yang pantas untuk sosok yang telah memberikan solusi konkret bagi tanah dan air di NTT.

Inspirasi untuk Generasi Muda

Kisah dan prestasi Ben Mboi adalah referensi berharga bagi generasi muda. Kepeloporannya dalam mengatasi tantangan tanah dan air membuktikan bahwa pemimpin yang visioner dan berorientasi pada aksi dapat membawa perubahan nyata bagi masyarakat.

Kepemimpinan seperti Ben Mboi tetap relevan untuk NTT, meski teknologi semakin maju. Sebab, sehebat apa pun teknologi, manusia tetap membutuhkan tanah dan air untuk bertahan hidup. Mari kita jadikan Ben Mboi sebagai inspirasi dalam membangun NTT yang lebih baik. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.