Suarantt.id, Kupang-Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Melki Laka Lena, menegaskan bahwa Bank NTT kini dikelola sepenuhnya oleh kalangan profesional perbankan tanpa campur tangan politik maupun birokrasi.
Penegasan itu disampaikan usai Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS LB) Bank NTT yang berlangsung hingga dini hari pada Kamis (15/5/25) sekitar pukul 01.15 WITA.
Dalam konferensi pers, Melki yang juga bertindak sebagai Pemegang Saham Pengendali (PSP) menyampaikan bahwa seluruh pemegang saham, yakni para kepala daerah se-NTT, telah sepakat untuk menjauhkan Bank NTT dari dominasi kepentingan politik.
“Tadi kami sudah bersepakat sebagai kepala daerah, baik gubernur maupun para bupati/wali kota sebagai pemegang saham, bahwa Bank NTT tidak boleh dikelola dengan dominasi politik. Jajaran komisaris dan direksi harus bebas dari politik dan birokrasi,” ujar Melki.
Ia menambahkan bahwa seluruh nama yang lolos dalam proses seleksi berasal dari kalangan profesional dengan pengalaman di dunia perbankan, baik di Bank NTT maupun di institusi besar seperti BNI, Bank Indonesia, Artha Graha, dan lainnya.
Nama-Nama Komisaris yang Ditetapkan:
Komisaris Utama: Doni H. Heatubun (mantan Kepala BI Perwakilan NTT)
Komisaris Independen: Frans Gana (diangkat kembali), Eko Sitiabudi, Yosef Jiwadeole
Komisaris Tambahan: Satu nama dari Bank Jatim (dalam proses finalisasi)
Calon Direksi yang Diajukan untuk Uji Kelayakan dan Kepatutan di OJK:
Direktur Utama: Charli Paulus dan Y.L. Praing
Direktur Operasional dan SDM: Y.L. Praing dan Rahmat Saleh
Direktur Kredit: Allo Geong
Direktur IT: Soni Pelokila
Direktur Kepatuhan: Revi (Bank Jatim)
Direktur Treasury dan Keuangan: Heru (Artha Graha)
Direktur Dana: Siti Aksa
Melki menyebut bahwa proses seleksi dilakukan secara ketat oleh Komite Remunerasi dan Nominasi (KRN) Bank NTT. Dari 27 pendaftar, termasuk 13 calon direksi dan 11 calon komisaris, seluruh nama yang diajukan telah lolos verifikasi dan tidak memiliki catatan permasalahan.
“Semua yang terpilih adalah orang-orang perbankan murni. Tidak ada dari kalangan mantan politisi maupun birokrat. Semuanya kami periksa secara ketat,” tegasnya.
Untuk sementara, masa jabatan Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama Bank NTT, Umbu Praing, bersama jajaran direksi yang ada diperpanjang hingga proses fit and proper test di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) selesai dan pelantikan resmi dilakukan.
Seperti yang disaksikan media ini dalam acara jumpa pers itu turut dihadiri oleh sejumlah kepala daerah, antara lain Wali Kota Kupang dr. Christian Widodo, Bupati Kupang Yosep Lede, Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago, Bupati Sumba Barat Daya Ratu Ngadu Bonu Wulla, Bupati Malaka dr. Stefanus Bria Seran, Bupati Belu Wilyrodus Lay, dan Bupati Manggarai Heribertus G.L. Nabit.
Selain itu hadir pula Plt. Direktur Utama Bank NTT Yohanis Landu Praing dan Komisaris Utama Bank NTT Frans Gana. ***





