DPRD NTT Turun Langsung ke Mauponggo, Bawa Bantuan untuk Korban Banjir Bandang

oleh -619 Dilihat
Ketua Komisi V DPRD NTT Serahkan Bantuan kepada Korban Bencana Banjir Bandang Nagekeo. (Foto Istimewa)

Suarantt.id, Mbay-Ketua Komisi V DPRD Provinsi Nusa Tenggara Timur, Muhamad Sipriyadin Pua Rake melakukan kunjungan kerja ke Kecamatan Mauponggo, Kabupaten Nagekeo pada Sabtu (20/9/2025). Kunjungan ini dilakukan untuk melihat langsung kondisi warga terdampak banjir bandang sekaligus memberikan dukungan nyata terhadap upaya penanganan pasca bencana.

Dalam kesempatan tersebut, Muhamad Sipriyadin menyerahkan secara simbolis bantuan logistik dari Pemerintah Provinsi NTT berupa 1 ton beras yang diterima langsung oleh Plh. Sekda Kabupaten Nagekeo, didampingi Plt. Asisten III Setda Kabupaten Nagekeo, Sekretaris BPBD Kabupaten Nagekeo, dan petugas posko penanganan bencana.

Selain menyerahkan bantuan, Ketua Komisi V DPRD NTT juga meninjau Dapur Umum Lapangan (DUMLAP) yang dikelola pemerintah dan relawan. Ia berdialog langsung dengan para relawan dan memberikan semangat agar tetap bekerja maksimal membantu masyarakat terdampak bencana.

Dalam kunjungan tersebut, Muhamad Sipriyadin juga melakukan diskusi terbatas bersama Plh. Sekda Kabupaten Nagekeo, Plt. Asisten III, dan Camat Mauponggo. Diskusi ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran utuh mengenai upaya penanganan bencana hingga hari ke-11 pasca banjir bandang, sekaligus menyampaikan dukungan DPRD dan Pemerintah Provinsi NTT terhadap berbagai langkah penanganan pasca bencana.

“Ini bentuk kepedulian kami di DPRD bersama Pemerintah Provinsi NTT untuk memastikan penanganan pasca bencana berjalan baik dan kebutuhan masyarakat terdampak dapat terpenuhi,” ujar Muhamad Sipriyadin di sela kunjungan.

Pemerintah Provinsi NTT bersama DPRD menegaskan komitmen untuk terus mendukung penanganan pasca banjir bandang di Mauponggo, baik melalui koordinasi lintas sektor maupun dukungan logistik dan teknis agar pemulihan wilayah terdampak segera terwujud. ***

BACA JUGA:  Puluhan Tahun Dihantui Klaim Kawasan Industri, Warga Tiga Desa di NTT Tuntut Kepastian Hak Atas Tanah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.