Komisi V DPRD NTT Soroti Sarana dan SDM di RSUD Gabriel Manek Atambua

oleh -790 Dilihat
Wakil Ketua Komisi V DPRD NTT, Agustinus Nahak Bersama Rombongan Kunker ke RSUD Gabriel Manek Atambua. (Foto Istimewa)

Suarantt.id, Atambua-Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Gabriel Manek, SVD Atambua mendapat perhatian khusus dari Komisi V DPRD Provinsi NTT. Rombongan Komisi V yang dipimpin Wakil Ketua Agustinus Nahak melakukan kunjungan lapangan untuk meninjau kondisi layanan kesehatan di salah satu rumah sakit rujukan regional perbatasan pada Jumat (26/9/2025),

Dalam kunjungan tersebut, Agustinus Nahak didampingi oleh anggota Komisi V, Agustinus Bria Seran dan Winston Rondo. Rombongan diterima langsung oleh Direktur RSUD dr. Andri Leo bersama jajaran manajemen.

Komisi V menyoroti sejumlah persoalan penting terkait sarana prasarana rumah sakit, antara lain pembangunan gedung farmasi, rehabilitasi ruang VIP lantai 1 dan 2, perbaikan plafon, serta perbaikan lift yang sudah lama tidak berfungsi. Selain itu, persoalan pengelolaan limbah B3 juga menjadi perhatian serius.

“Pengelolaan limbah B3 harus segera dibenahi karena jika tidak dikelola dengan baik dapat mencemari lingkungan di sekitar rumah sakit,” tegas Agustinus Nahak.

Selain sarana, Komisi V juga menyoroti kekurangan tenaga dokter ahli dan dokter rehabilitasi medis yang masih menjadi kendala besar bagi layanan kesehatan di RSUD Gabriel Manek.

Meski demikian, Komisi V memberi apresiasi kepada manajemen rumah sakit karena sejak akhir 2023 telah menerapkan Rekam Medik Elektronik (RME) yang terintegrasi dengan BPJS Kesehatan. Inovasi ini dinilai sebagai langkah maju dalam meningkatkan kualitas pelayanan.

“Penerapan RME merupakan terobosan luar biasa karena belum banyak rumah sakit di NTT yang melaksanakannya. Ini juga salah satu syarat penting dalam kerja sama dengan BPJS,” ungkap Agustinus.

Ia menambahkan, sebagai rumah sakit rujukan di wilayah perbatasan yang melayani pasien dari Belu, Malaka, TTU, hingga Alor, RSUD Gabriel Manek harus mendapat perhatian lebih dari pemerintah provinsi maupun pusat. Dukungan anggaran dan penambahan SDM dinilai mutlak diperlukan.

BACA JUGA:  GAMKI NTT dan Mitra Luncurkan Program Sanitasi Sehat di Kabupaten Kupang

Selain itu, Komisi V juga mencatat adanya keluhan masyarakat terkait pelayanan BPJS di RSUD. Oleh karena itu, pihaknya mendorong agar segera ditempatkan petugas BPJS di rumah sakit untuk menangani keluhan secara langsung.

Saat ini RSUD Gabriel Manek telah berstatus akreditasi Paripurna. Komisi V DPRD NTT berharap agar manajemen rumah sakit, dokter, dan tenaga medis terus menjaga kinerja sehingga status akreditasi tersebut tetap dipertahankan.

Kunjungan Komisi V DPRD NTT diakhiri dengan meninjau langsung beberapa poli layanan, gudang farmasi, hingga ruang perawatan pasien. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.