Suarantt.id, Kupang-Pemerintah Kota Kupang menyiapkan dana pengaman kesehatan sebesar Rp3 miliar di RSUD S. K. Lerik guna menjamin akses layanan gawat darurat bagi masyarakat yang belum memiliki kepesertaan BPJS Kesehatan maupun yang mengalami kendala dokumen kependudukan.
Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menyampaikan hal ini dalam rapat paripurna DPRD Kota Kupang padaKamis (26/6/25), saat memberikan tanggapan atas pemandangan umum fraksi-fraksi DPRD terhadap Ranperda Pertanggungjawaban APBD Tahun Anggaran 2024.
Menurut Wali Kota, kebijakan ini merupakan bagian dari program strategis 100 hari kerja yang berfokus pada penyediaan layanan dasar yang adil dan inklusif. Dana tersebut akan digunakan untuk menjamin pembiayaan layanan medis darurat bagi warga yang rentan dan belum terdaftar dalam sistem jaminan kesehatan nasional.
“Dana pengaman ini kami sediakan untuk menjamin bahwa tidak ada warga yang ditolak atau tidak mendapat layanan gawat darurat hanya karena tidak memiliki BPJS atau kehilangan dokumen kependudukan,” tegas Wali Kota.
Ia menjelaskan bahwa sistem ini akan diterapkan secara selektif dan akuntabel, dengan pengawasan langsung dari manajemen RSUD S. K. Lerik dan Dinas Kesehatan Kota Kupang. Selain itu, koordinasi dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil juga diperkuat guna mempercepat proses verifikasi dan penyelesaian dokumen warga yang bermasalah.
Langkah ini mendapat apresiasi dari DPRD Kota Kupang yang menilai kebijakan tersebut sebagai bentuk keberpihakan pemerintah terhadap kelompok masyarakat yang selama ini sulit mengakses layanan kesehatan karena kendala administratif.
Wali Kota menegaskan bahwa Pemerintah Kota Kupang terus berupaya menghadirkan pelayanan publik yang responsif dan berpihak kepada masyarakat kecil, sekaligus memastikan prinsip “tidak ada warga yang tertinggal” benar-benar terwujud dalam praktik pelayanan sehari-hari.
“Kami ingin memastikan bahwa pelayanan kesehatan, terutama pada kondisi darurat, adalah hak setiap warga, bukan hak yang hanya dimiliki mereka yang sudah terdata,” pungkasnya. ***







Mau bertanya
Dari Seroja rumah tidak dapat bantuan